Dunia Keris Selamat malam kadang kinasih perkerisan. Lama nir menulis dalam media apapun, sekedar intermezzo & menyapa panjenengan sekalian dalam kesempatan peristiwa mini aku ingin menunjukkan wawasan wacana Al Quran Stambul (Istambul). Kebetulan sekali aku mempunyainya jujur berdasarkan seseorang teman musafir berdasarkan Sumenep, Madura saat bertemu bareng beliau dalam galat satu pesarean dalam tempat Gadon, Tambakboyo, Tuban- Jawa Timur. Bentuknya mini sekali & menyerupai buku Al Qur'an mini. dalam Indonesia dalam kenal bareng nama AlQuran Istambul. Berukuran : hanya berukuran panjang 2,lima cm & lebar 2 cm & tebal 0,72 cm. Dan benda ini dikategorikansebagai Pusaka Al'Quran Istambul yang bentuknya nir mirip Al'Quran dalam biasanya, tetapi tidak sporadis dikenal menjadi menjadi Al'Quran mini, Al'Quran yang bentuk & ukurannya mini sangat mini.

Dari penuturan beliau, benda ini diambil berdasarkan alam gaib, benda ini merupakan peninggalan orang-orang jaman dulu, dalam pembuatan & bahannya mirip mirip pembuatan Al'Quran dalam umumya. Al'Quran Istambul merupakan pusaka gaib yang dijaga sang sesosok mahluk ghaib & dialam bangsa jin benda ini dijadikan menjadi benda pusakanya atau koleksinya.Suatu media yang dalam ambil melalui proses penarikan ghaib, & tentunya media ini secara Supranatural sudah mempunyai daya kekuatan secara alami & bernergi positif luar biasa.

Al Qur'an merupakan sebuah Mujizat & mu:jizat berasal berdasarkan akar istilah yang dalam bentuk sang ain, ja, zai, artinya melemahkan. Mujizat merupakan sesuatu yang dalam berikan Allah kepada seseorang Nabi buat melemahkan visi para penentangnya.Di dalam Al Quran dalam sebutkan contohnya cerita Nabi Ibrahim Astidak dalam makan sang kobaran barah, Nabi Musa Asmembelah bahari bareng tongkatnya, Nabi Isa Asdapat menghidupkan orang mangkat. Kesemuanya tentu bareng izin Allah Swt yang menyampaikan mujizat kepada para beliau itu.

Adapun Nabi Muhammad Saw mendapatkan mujizat berdasarkan Allah yang bisa dalam saksikan hingga sekarang, yaitu Al Quran. Berbeda keadaannya bareng mujizat berdasarkan para nab-nabii sebelumnya, yang hanya bisa dalam saksikan sang mereka yang hayati sezaman bareng para nabi tadi.

Sebagai Sarana:
Memilikiberbagai macam manfaat & keutamaan yang banyak & mempunyai khasiat yang nir terhitung,andai istilah dalam bawa atau dalam pegang dalam keadaan kudus hadats besar, mini & membaca amalan kuncinya makaAlloh akan menolong orang tadi.Apabila dalam bakar maka nir merasakan panasnya barah, dalam rendam dalam air nir akan basah bahkan rambut nir akan putus bila dalam pangkas dansenjata musuhtidak mempandanmengenainya. Apabila timbul seseorang yg memusuhinya kecuali Alloh sudah mengalahkan musuh tadi, memilikikewibawaan yang luar biasa. Jikabertemu denganraja,ataupenguasa yang dzolim maka beliau akan kondusif berdasarkan segala keburukannya. Sebagai Hijab atau benteng berdasarkan segala gangguan Manusia, Jin Setan, & Iblis yang membangkang terhindardari segala macam jenis bisa & racun, kejahatan Ilmu Sihir, ilmuHitam, Marabahaya. Sekian dulu & maturnuwun

Leave a Reply