Dunia Keris Selamat tiba kerabat perkerisan. Dengan kemajuan teknologi aura bisa kepada foto sehingga tampak aura yg kepada miliki seseorang, sayangnya nir seluruh orang bisa menikmati teknologi ini. Namun jangan berkecil hati, meski nir memakai layanan tadi & tentu saja kita harus merogoh kocek, muncul cara sederhana yg bisa kerabat perkerisan coba. Kuncinya, lakukan cara ini beserta perasaan, sehingga kisanak nir merasa melakukan tindakan yg konyol.

Dengan tidak jarang melakukan percobaan yg akan aku bagikan ini, kisanak akan bisa buat melihat rona berdasarkan aura, setidaknya aura kepada diri sendiri. Nah, pertama-tama sebelum kita belajar menjadi pembaca aura tentu harus memahami terlebih dahulu arti berdasarkan rona-rona aura tadi. Hal ini krusial alasannya adalah rona itu artinya arti berdasarkan penampakan aura yg nanti kisanak dapatkan.

Selengkapnya mengenai arti rona aura bisa kisanak baca kepada Mengenal Warna Aura & Artinya & Mengenal Aura & Manusia. Nah, andai kata sudah kisanak memahami arti rona aura seperti kepada tautan kepada atas, kini aku bagikan tips-nya menjadi pembaca aura tadi. Berikut ini caranya ;

Melihat Aura Dengan Jari Tangan
Carilah tembok yg berwarna putih, kemudian duduklah beserta tenang kepada jeda setengah meter berdasarkan tembok. Ambil nafas sebanyak mungkin & tahan selama mungkin. Lakukan sebanyak 5 kali. Gosoklah kedua telapak tangan hingga terasa hangat. Tempelkanlah masing-masing jari tangan kanan & kiri saling berpasangan. Letakkanlah kedua tangan yg masih berpasangan tadi 30 centimeter didepan mata beserta latar belakang tembok berwarna putih. Renggangkanlah perlahan-lahan kedua telapak tangan saling menjauh. Perhatikanlah, antara kedua ujung jari tadi akan mengeluarkan garis cahaya putih. Itulah aura yg memancar berdasarkan ujung jari kita.

Melihat Aura Dengan Telapak Tangan
Tariklah nafas & gosokkanlah kedua telapak tangan seperti kepada cara No. 1. Tempelkanlah keliru satu telapak tangan kepada tembok yg berwarna putih. Tariklah nafas, tahan & hembuskanlah. Lepaskan telapak tangan berdasarkan tembok. Amatilah bekas telapak tangan yg tertinggal ditembok. Itulah aura yg memancar berdasarkan telapak tangan & lama kelamaan akan larut dalam aura alam.

Melihat Aura Diri Sendiri
Letakkanlah cermin akbar dihadapan kita. Duduklah beserta tenang. Usahakanlah latar belakang tembok berwarna putih & penjelasan berupa lampu neon. Tariklah nafas sebanyak mungkin & tahanlah selama mungkin. Ulangilah sebanyak 5 kali. Tataplah bayangan diri kita yg muncul dicermin. Pandangan mata sebaiknya nir melihat tubuh pula bayangan tubuh, tetapi lihatlah batas tepian koordinator beserta latar belakang tembok. Setelah pandangan mata kita terfokus, maka perlahan-lahan berdasarkan koordinator & bahu akan keluar cahaya aura kita.

Sinar yg pertama kali terlihat, biasanya berwarna putih. Putih ini biasanya bukan adalah rona aura kita yg sesungguhnya, melainkan berdasarkan rona aura yg sesungguhnya. Tataplah terus hingga kita melihat rona lain yg nir berubah. Setelah berhasil, mulailah buat melihat aura orang lain.

Melihat Aura Orang Lain
Mintalah kontribusi seseorang yg akan menjadi objek buat berdiri didepan tembok yg berwarna putih. Usahakanlah penjelasan didalam ruangan dibentuk remang-remang atau redup. Kemudian berdirilah kurang lebih 3 meter didepan objek. Fokuskan saja pandangan mata kepada bagian tepi koordinator & bahu objek. Perlahan-lahan akan keluar sinar aura berdasarkan tepi koordinator objek. Warna itulah aura objek tadi & kemudian artikan seperti arti dalam tautan kepada atas. Akhir kata selamat mencoba & semoga sukses!! Nuwun.

Leave a Reply