Jailangkung, siapa yg tidak kenal bersama ungkap tadi yg merujuk satu permainan yg melibatkan jin. Saya yakin kerabat perkerisan tidak asing bersama narasi pertama dalam tulisan ini. Jailangkung berdasarkan pemahaman warga ungkap tadi di ambil berasal ungkap jail yg artinya usil, sedangkan Langkung berasal ungkap jawa yg mempunyai makna ndherek langkung atau numpang lewat, jadi Jailangkung merupakan jin atau setan yg senang usil yg tak jarang lewat di kurang lebih kita. Zaman saya mungil dulu saya masih ingat sekali Jailangkung tak jarang di mainkan disaat bulan purnama, Biasanya kepada ketika itu, Sinar bulan purnama membentuk suasana desa yg gulita menjadi kentara.

Dulu sebelum saya mengenal dunia mistis, permainan dalam estimasi saya merupakan memakai media roh, yg kemudian di tambahkan ke dalam tubuh boneka yg terbuat berasal keranjang bambu & berkepala batok (tempurung kelapa). Tapi senyatanya itu bukanlah roh atau arwah melainkan jin. Yang menarik, muncul kepercayaan dalam permainan ini, semua alat-alat yg berbentuk boneka Jailangkung wajib barang curian. Setelah boneka jadi, pemain membawanya ke tempat yg di anggap menyeramkan, seperti punden atau makam keramat yg di yakini di tempat itu muncul roh gentayngan, padahal itu merupakan jin yg menyaru. Sebelum permainan di mulai, galat seorang di tunjuk menjadi pawang, biasanya orang yg telah mengenal & memahami permainan Jailangkung tadi.

Karena telah dianggap pawang , biasanya telah memahami apa yg menjadi impian berasal jin yg nantinya akan di suruh masuk ke dalam boneka, misalnya jin yg akan di panggil kesukaannya merupakan bunga mawar & bunga kantil atau di tambah bersama minyak wangi. Maka sesaji yg wajib di berikan kepada jin itu wajib sesuai bersama keinginannya. Kalau tidak biasanya jin itu tidak mau masuk ke dalam boneka, walaupun mau biasanya jin itu akan berontak & berbuat semaunnya. Kadang galat satu peserta akan kesurupan.

Ketika mantra di baca yg isinya panggilan kepada jin yg muncul di tempat itu buat mau tiba & masuk ke dalam tubuh boneka Jailangkung. Pada ketika yg sama pawang mengucapkan ungkap-ungkap, jikalau jin tadi ingin pulang dilarang minta macam-macam. Barulah oleh pawang menghentakkan tanah 3 kali melalui hentakan kakinya. Mulailah permainan Jailangkung beraksi.Boneka Jailangkung yg telah terisi jin merkayangan senang di ajak bermain kejar-kejaran & diskusi. Dengan menempatkan alat tulis di dada boneka jailangkung bila di tanya oleh pawang, jin akan menjawab bersama menulis di kertas yg telah di sediakan sebelumnya, itulah keunikan permainan Jailangkung.

Jailangkung merupakan permainan klasik yg sekarang telah mulai punah & mungkin orang takut memainkannya di karenakan bisa terjadi kesurupan, atau di masuki makhluk halus, kuncinya supaya kondusif merupakan keberanian & mental yg kuat. Itu saja. Nah, kerabat perkerisan tertarik memainkannya? Saya muncul manteranya yg masih sangat saya hafal sahih?…

Leave a Reply