Dunia Keris Selamat datang kerabat perkerisan. Konon prosedur alam ini tercipta & berjalan dari hukum-hukum yang tak terbantahkan. Satu diantara konsep tersebut ialah prinsip yang juga mencerminkan keadilan Sang Pencipta. Sebuah hukum keseimbangan yang memenuhi semesta.

Seimbang berarti sama akbar juga kecilnya. Konsep ini dapat terlihat dari firmanNya kalau segala sesuatu diciptakan berpasangan, siang & malam, laki-laki & wanita, hidup & mati, tua & muda, hingga yang bersifat ruhaniah, misalnya surga & neraka, iblis & malaikat, serta dosa & pahala.

Seperti halnya, muncul racun & penawarnya, sakit & obatnya, & lain sebagainya. Nah, jikalau dalam tulisan sebelumnya saya membagikan tulisan yang berjudul Ciri Khusus Orang Terkena Teluh & Guna Guna maka, dalam kesempatan berbagi kali ini saya akan membagikan satu amalan untuk mengembalikan guna guna tersebut yang saya kutipkan dari kitab dairobil kabir.

Pengertian paling umum tentang guna-guna merupakan semacam aji pemikat hati, lebih lengkapnya dapat kerabat perkerisan baca dalam tautan dalam atas paragraf ini. Aji ini biasanya dilakukan sang orang-orang yang kurang percaya diri, frustasi, picik & tentu saja tak bertanggung jawab. Kurang percaya diri karena cintanya ditolak, frustasi karena memang cintanya ditampik, picik karena menerka dunia hanya selebar daun kelor. Tak bertanggung jawab karena hanya ingin melihat kekasihnya menderita melebihi yang dia rasakan.

Sebagai penambah wawasan buat kita sekalian akan khasanah ilmu hikmah berikut dibawah ini merupakan cara mengembalikan guna guna tersebut :

Puasalah tujuh hari.
Selama dalam puasa, setiap selesai shalat bacalah doa dalam bawah ini sebanyak tujuh kali. Dan untuk sesudah shalat hajat dibaca 133 kali.
Pada malam hari terakhir puasa, berjagalah, jangan sampai tidur hingga fajar. Selama tidak tidur doa tersebut diwiridkan.
Kemudian, dalam pagi hari pungkasan atau hari terakhir, sesudah berjaga semalam, buatlah selamatan nasi tumpeng serta satu ekor ayam putih yang dibagikan kepada para tetangga.

Doa yang harus dibaca:

“BISMILLAAHIRRAHMAANIRRAHIIM. ALLAAHUMMA QUL SAKRATUL MAUT. JIN MARA JIN MATI SETAN MARA SETAN MATI SING SAPA KIRA-KIRA ALA ING AWANG-AWANG LEBUR TANPA KERANA. LAA ILAAHA ILLALLAAH MUHAMMAD RASULULLAH.”

Akhir celoteh, amalan dalam atas yang saya kutipkan dari kitab klasik Dairobil Kabir ini merupakan sarana untuk mengembalikan pengaruh guna guna dalam pelakunya. Namun, dalam hal ini saya tiak menyarankan demikian. Adapun saya bagikan ini semata mata menjadi tambahan wawasan semata. Semua saya kembalikan dalam diri kita masing masing. Nuwun, semoga muncul kegunaannya. Wassalam

keris indonesia
jual keris online
apa itu dapur keris ?
apa itu pamor keris

Cari

  • cara mengembalikan guna guna (3)
  • Doa mengembalikan guna guna (2)
  • caara doa mengembalikan guna guna (1)
  • cara kembalikan guna guna (1)
  • cara mengembalikan guna (1)
  • Ngembaliin santet ala kuno (1)
  • Cara mengembalikan guna-guna (1)
  • cara mengrmbalikan guna 2 (1)
  • Doa ampuh mengembalikan guna-guna bahasa ibrani (1)
  • doa ampuh ngembalikan guna (1)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *